Sabtu, 16 April 2011

EXCERCISE THERAPY

Dasar-dasar terapi latihan
•         Definisi
•         Tujuan terapi latihan
•         Teknik-teknik dalam terapi latihan
•         Pemeriksaan pada pasien
Definisi :
•         Upaya fisioterapi (perbaikan gerak dan fungsi) dengan menggunakan latihan-latihan gerakan secara aktif atau pasif.
•         Untuk mencapai tujuan à Terapis harus tahu prinsip dasar dan efek  latihan pada muskuloskeletal, neuromuskular, cardiovaskuler dan respirasi.
•         Terapis harus memahami keterkaitan anatomi, biomekanik, cedera, patologi, prosedur operasi, komplikasi dan kontraindikasi dalam pemberian terapi latihan.
Tujuan terapi latihan
•         Mengembangkan, memperbaiki, menjaga :
–       Kekuatan otot
–       Daya tahan otot dan kebugaran kardiovaskuler
–       Mobilitas dan fleksibilitas sendi
–       Stabilitas sendi
–       Relaksasi otot
–       Koordinasi dan keseimbangan
Kekuatan otot
•         Merupakan kemampuan otot untuk menghasilkan tenaga dan kekuatan melawan beban baik secara dinamis atau statis.
•         Prinsip latihan penguatan otot :
–       Pembebanan yang terus ditingkatkan
Daya tahan otot dan kebugaran kardiovaskuler
•         Daya tahan otot merupakan kemampuan otot untuk melakukan kegiatan aktivitas kehidupan secara berulang.
•         Prinsip latihan perbaikan daya tahan dan kebugaran  :
–       Active exercise : beban moderat, repatisi ditingkatkan.
–       Kebugaran : Latihan melibatkan jumlah besar otot, latihan dalam waktu yang lama (15 – 45 menit atau lebih), pengulangan teratur (5 hari/minggu).  
Teknik-teknik dalam terapi latihan
•         Menurut jenis gerakan :
–       Active movement
•         assisted active movement,
•         Free active movement
•         Assisted resisted active movement
•         Ressisted active movement
–       Passive movement
•         Relaxed passive movement
•         Forced passive movement
Teknik-teknik dalam terapi latihan lainnya :
•         Range of motion exercise
•         Resistance axercise
•         PNF
•         Bobath
•         Frencle’s Exercise
•         Stretching
•         dll
Pemeriksaan pada pasien
•         Pemeriksaan pada pasien mutlak dilakukan untuk mengetahui :
–       Apa kebutuhan utama / keluhan utama pasien
–       Apa yang dapat dilakukan oleh pasien
–       Apa yang tidak dapat dilakukan oleh pasien
•         Perlu tes antara lain :
–       Tes kemampuan fungsional
–       Tes gerak dasar
–       Tes kekuatan otot
–       Tes koordinasi
–       Dll.
PRINSIP MEKANIKA
•         Prinsip mekanika terkait dengan terapi latihan :
–       Force (kekuatan/tenaga)
–       Mekanika pada suatu posisi
–       Mekanika pada  suatu gerakan
–       Pendulum
–       Elastisitas
–       lever
Force (kekuatan / tenaga)
•         Merupakan sesuatu yang dapat mempengaruhi/merubah keadaan benda yang berada pada posisi diam.
•         Meliputi :
–       Arah kekuatan/tenaga
–       Besar kekuatan / tenaga
 








•         Bila dua kekuatan bekerja pada arah dan titik tolak yang sama, maka besarnya kekuatanmerupakan penjumlahan dari keduanya.
•         Bila dua kekuatan  bekerja pada titik tolak yang sama tetapi arah berlawanan, maka terjadi kesetimbangan.
•         Bila dua kekuatan tidak sama, bekerja pada titik tolak yang sama tetapi arah berlawanan, maka benda bergerak kearah kekuatan yang lebih besar.










 





Mekanika pada suatu posisi
•         Meliputi :
–       Gravitasi
–       Center of gravity
–       Line of gravity
–       Bidang tumpu
–       Keseimbangan
–       Fiksasi dan stabilisasi
•         Gravitasi : kekuatan yang bekerja pada suatu benda akibat gaya tarik bumi.
•         Besar gaya gravitasi sebanding dengan berat benda
•         Center of gravity (COG) : titik dimana gaya tarik bumi bekerja efektif terhadap benda tersebut; benda tersebut dalam keadaan seimbang bila disangga pada COG nya.
                                                         








•         Line of gravity
–       Garis tegak lurus yang melewati COG.
–       Dalam posisi anatomis, line of gravity melalui VS2, antara malleolus,
•         Bidang tumpu
–       Daerah yang memberikan support / menyangga.
–       Saat berdiri, bidang tumpunya adalah permukaan diantara kedua kaki, diukur ari permukaan luar kaki.
•         Keseimbangan
–       Semakin satbil bila COG tubuh makin rendah, dan line of gravity mendekati pusat bidang tumpu.
•         Fiksasi dan stabilisasi
–       Fiksasi : suatu keadaan tidak bergerak. Untuk mencegah pergerakan sendi.
–       Stabilisasi : tidak bergerak (relatif).
Mekanika pada suatu gerakan
•         Axis dan bidang gerak
•         Kecepatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar